Skip to main content

Cara Mengatasi Penyakit Snot Pada Burung Lovebird dan Gejalanya

Penyankit snot pada burung Lovebird sangat berbahaya jika tak segera ditangai, hal ini terjadi pada ternakan teman saya yang mengeluh kalau beberapa hari ini anakan Lovebirdnya sering mati dengan kondisi mata bengkak.



Penyakit yang menyerang lovebird salah satunya adalah Snot. Penyakit ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
  • Lovebird jadi sering diem.
  • Lovebird sering merem dan sesekali melek.
  • Pandangan jadi tidak maksimal karena ada belek putih dan bau yang menyengat (anyir)
  • Burung jadi mbeler alias pilek
  • Mata Lovebird terlihat berair, seperti menangis.
  • Lovebird sering gesekkan matanya ke tangkringan atau dinding sangkar.
  • Lovebird mengantuk dan terlihat lesu.
  • Lovebird sering menyelipkan kepalanya di bawah sayap.
  • Lovebird sering turun tangkringan dan bulunya rontok.
  • Lovebird susah bernapas dan sering membungkuk sambil memanjangkan lehernya dan membuka paruhnya. Makan tidak lahap dan sering minum.
Penyebab Snot Pada Lovebird :
  1. Tidak hanya lovebird yang terkena snot, bahkan unggas lainnya seperti ayam, merpati dan lainnya juga mengalaminya penyebabnya karena kandang kurang bersih.
  2. Banyak kaca yang memantulkan cahaya terlalu sering ke mata LB.
  3. Adanya asap pembakaran yang menyebabkan perih pada lovebird sehingga mata jadi bengkak berair.
  4. Gigitan serangga
  5. Asap kendaraan dan debu yang kadang membuat LB jadi Snot.
  6. Ketularan unggas lainnya.

Cara Mengatasi Lovebird Kena Snot dengan


Cara Mengatasi Lovebird Kena Snot dengan :

1. Daun Sirih Merah


Caranya : petik7 lembar daun sirih, remet dan dicampur dengan 1 liter air. Kemudian air ini digunakan untuk memandikan burung agar bakteri yang menempel pada burung cepat mati.

2. Bunga Kitolod

Caranya : Cara pembuatannya, bunga cukup dicuci dan diteteskan langsung pada mata burung Lovebird.

Selain 2 cara diatas, anda juga bisa menggunakan air seni anda, yaitu pas pagi hari habis bangun dari tidur, ambil air seni secukupnya dengan menggunakan wadah. Air seni di pagi hari ini, diyakini memiliki kualitas yang paling baik untuk pengobatan.

Lalu langsung saja tetesin pada mata burung, setidaknya 2-4 tetes. Setelah itu, diamkan selama sekitar satu menit lalu bilas dengan air bersih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar